Dinas Pertambangan dan Energi
Diposting tanggal: 23 Juli 2012

Visi dan Misi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat.

 

V I S I :

 

 “ Terwujudnya pembangunan pertambangan dan energiyang baik dan benar, ramah lingkungan dan berkelanjutan guna meningkatkan pendapatan daerah serta meningkatkan kesejahteraan rakyat”

 

                                            M I S I :

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia pengelola Pertambangan dan Energi.

Menyediakan data dan informasi Potensi Sumber Daya Mineral, Batubara, Minyak dan Gas Bumi serta Energi.

Meningkatkan pelayanan Pengusahaan Pertambangan dan Energi dalam rangka Peningkatan Pendapatan Daerah.

Meningkatkan  Pembangunan, Pengendalian dan Pengawasan kegiatan Pertambangan dan Energi.

 

Dinas PertambangandanEnergi Kabupaten Lahat menetapkan tujuan untuk masing-masing Misi sebagai berikut :

 

MISI PERTAMA :

Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Aparatur dan Masyarakat pengelolah Pertambangan dan Energi, dengan tujuan sebagai berikut :

1.1.                 Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pegawai Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat dan Masyarakat pelaksana kegiatan Pertambangaan dan Energi.

1.2.                 Meningkatkan sarana dan prasarana kerja Pegawai.

 

MISI KEDUA :

Mengembangkan Usaha pertambangan dan energi dalam rangka meningkatkan kontribusi penerima daerah, dengan tujuan Meningkatkan usaha Pertambangan dan Energi dan Pendapatan Daerah Pertambangan dan Energi.

MISI KETIGA :

Meningkatkan kualitas Pertambangan dan Energi yang berwawasan lingkungan, dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap investor dan usaha pertambangan yang berwawasan lingkungan

MISI KEEMPAT :

Meningkatkan penyediaan data dan informasi potensi Sumber Daya Mineral, Batubara, Minyak dan Gas Bumi serta Energi, dengan tujuan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas data dan informasi kegiatan pengelolaan dan data potensi Sumber Daya Mineral, Batubara, Minyak dan Gas Bumi serta Energi.
  2. Meningkatkan pengembangan energi alternatif.

 

 

C. PENETAPAN SASARAN

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan secara terukur yang akan dicapai secara nyata dalam jangka waktu tahunan, semesteran atau bulanan. Sasaran merupakan bagian intergral dalam proses perencanaan strategis Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat.

Sasaran dapat juga merupakan tahapan dalam mewujudkan tujuan, sasaran, yang memiliki dimensi waktu yaitu jangka pendek, spesifik dapat diukur.

Berdasarkan pengertian tersebut, maka Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat menetapkan sasaran sebagai berikut:

MISI PERTAMA

Tujuan 1.1. Meningkatnya pengetahuan dan keterampilan pegawai Dinas Pertambangan dan Energi dan masyarakat pelaksana kegiatan pertambangan dan energi, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

1.1.1.  Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Aparatur dan pengetahuan pengelola Pertambangan dan Energi.

Tujuan 1.2.    Meningkatnya sarana dan prasarana kerja Pegawai, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

1.2.1. Tersedianya sarana dan prasarana penunjang aparatur.

1.2.2. Tersedianya sistem dan prosedur kerja aparatur yang berkualitas.

MISI KEDUA

Tujuan 2.1.    Mengembangkan Usaha Dinas Pertambangan dan Energi dalam rangka kontribusi penerimaan Daerah, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

2.1.1              Meningkatkan jumlah Perusahan yang mengelola Pertambangan      dan      Energi.

2.1.2.             Meningkatnya Pajak Gol “C” dan Air Tanah

MISI KETIGA

Tujuan 3.1.    Meningkatkan kualitas pelayanan terhadap Investor dan Usaha Pertambangan yang berwawasan lingkungan, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

3.1.1.  Tersedianya peraturan yang jelas dan lengkap di Bidang Pertambangan dan  Energi yang berwawasan lingkungan.

MISI KEEMPAT

Tujuan 4.1.    Meningkatnya kuantitas dan kualitas data dan informasi kegiatan pengelolaan dan data potensi Sumber Daya Mineral, Batubara dan Migas, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

1.1.1.      Tersedia data kegiatan pengelolaan dan inventarisasi yang akurat   tentang Potensi Sumber Daya Pertambangan dan Energi.

Tujuan 4.2.    Meninjau Pengembangan Energi alternatif, dijabarkan dalam sasaran sebagai berikut:

4.2.1. Meningkatkan pengembangan energi baru terbarukan dari    ketenagalistrikan.

D. KEBIJAKAN

Kebijakan merupakan ketentuan – ketentuan yang telah disepakati pihak – pihak terkait danditetapkan oleh yangberkewenangan untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk bagi setiap usaha dan kegiatan aparatur pemerintahan ataupun masyarakat agar tercapai kelancaran dan keterpaduan dalam upaya pencapaian tujuan, sasaran, misi dan visi organisasi; Kebijakan yang ditetapkan untuk lima tahun kedepan adalah sebagai berikut:

Penjabaran dari Misi 1:

1.1          Memfasilitasi peningkatan keterampilan dan pengetahuan Sumber Daya Aparatur dan masyarakat pengelola Pertambangan dan Energi.

1.2          Peningkatan kualitas sarana dan prasarana dengan mempertimbangkan kebutuhan dan tenaga Pegawai Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat.

1.3          Perbaikan/penyempurnaan system dan prosedur kerja Dinas Pertambangan dan Energi.

Penjabaran dari Misi 2:

2.1.    Meningkatnya mutu hasil produksi bahan tambang dan energi dan   penyerapan tenaga kerja, pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi.

Penjabaran dari Misi 3:

3.1.    Pembuatan dan penyempurnaan Peraturan di Bidang Pertambangan dan Energi.

Penjabaran dari Misi 4:

4.1.    Tersedianya alat pengolah data dengan peralatan dan system yang sangat mendukung kerja Dinas Pertambangan dan Energi.

4.2.    Masyarakat yang memanfaatkan listrik bertambah.

  1. 2.              Dasar Hukum Pembentukan

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat merupakan Instansi Teknis yang dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah No. 41 Tahun 2007 dan Peraturan Daerah Kabupaten Lahat Nomor 16 Tahun 2010 tentang Perubahan atas Peraturan Kabupaten Lahat Nomor 17 Tahun 2001 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas dalam Kabupaten Lahat, Peraturan Daerah nomor 15 Tahun 2008 Tentang Struktur Organisasi Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tugas Pokok dan Fungsi

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat

 

 

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat adalah unsur pelaksana Kabupaten Lahat yang berada dan bertanggung jawab secara langsung kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat.

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat sebagai dinas teknis membantu Bupati Kabupaten Lahat dalam Pelaksanaan kewenangan di Bidang Pertambangan dan Energi yang meliputi : perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian dalam rangka pencapaian tujuan atau sasaran dalam mewujudkan pembangunan Pertambangan dan Energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

 

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi mempunyai tugas :

  1. Mengarahkan dan memberikan petunjuk kepada bawahan supaya tugas-tugas         Dinas Pertambangan dan Energi terlaksana dengan baik;
  2. Merumuskan konsep sasaran suatu peraturan perundang-undangan beserta petunjuk kerja lainnya untuk pelaksanaan tugas Dinas Pertambangan dan Energi;
  3. Mengkoordinasikan tugas-tugas Sekretariat, Bidang, Bagian dan Seksi yang berada dibawahnya dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari;
  4. Mengkoordinasikan, mengsinkronisasikan, mengintrogasikan tugas dan kegiatan pada unit kerja lainnya baik otonom maupun vertikal;
  5. Mengkoordinasikan perencanaan kegiatan bidang pembinaan administrasi umum, kepegawaian dan keuangan dilingkungan Dinas Pertambangan dan Energi;
  6. Merumuskan konsep sasaran tentang perencanaan, pengolahan dan penelaahan atas perumusan kebijakan Bupati Kepala Daerah;
  7. Merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi dan pengembangan kegiatan Pertambangan dan Energi meliputi Bidang Pertambangan Umum, Geologi dan Program, Migas dan Ketenagalistrikan;
  8. Menyelenggarakan operasional Dinas Pertambangan dan Energi dalam rangka terlaksananya proses kegiatan kerja yang telah diprogramkan;
  9. Membina bawahan supaya tugas-tugas Dinas Pertambangan dan Energi dapat terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  10. Mengevaluasi tugas bawahan, selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP.3);
  11. Melaporkan kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi baik secara bulanan, triwulan maupun secara insidentil; dan
  12. l.                        Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh Bupati Kepala Daerah.

          Kepala Sekretariat mempunyai tugas :

  1. Merencanakan operasional kegiatan Sekretariat baik secara bulanan,            triwulan maupun insidentil;
  2. Membagi tugas kepada Sub bagian-Sub Bagian supaya tugas-tugas             Sekretariat terbagi dan terlaksana dengan baik;
    1. Memberikan petunjuk kepada Sub Bagian-Sub Bagian untuk kelancaran     pelaksanaan tugas-tugas Sekretariat;
    2. Menyedia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta              petunjuk        kerja lainnya untuk pedoman pelaksanaan tugas   Sekretariat;
    3. Memberi petunjuk dan membimbing bawahannya dalam pelaksanaan tugas-            tugas dinas sehari-hari;
    4. Mengatur jadwal pelaksanaan rapat dilingkungan Dinas Pertambangan dan             Energi baik secara bulanan, triwulan, semester maupun tahunan yang     dituangkan dalam notulen rapat;
    5. Mengevaluasi  tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada             bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar Penilaian       Pekerjaan (DP.3);
    6. Melaporkan kegiatan Sekretariat baik yang telah maupun belum       dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran tugas dan menghimpun bahan laporan dari masing-masing             Bidang yang selanjutnya menyusun laporan Dinas Pertambangan dan Energi             baik secara bulanan, triwulan maupun tahunan; dan
    7. Melaksanakan tugas lainnya yang diberikan oleh Kepala Dinas         Pertambangan dan Energi.

 

Kepala Sub Bagian Umum mempunyai tugas :

  1. Membuat laporan hasil pekerjaan Sub Bagian Umum guna selanjutnya         memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Sub Bagian Umum     terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  3. Merencanakan kegiatan bidang  Sub Bagian Umum baik secara bulanan, tahunan maupun insidentil;
  4. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Sub      Bagian Umum;
  5. Melaksanakan koordinasi kepada Sub Bagian lainnya pada Sekretariat untuk          kelancaran pelaksanaan tugas;
  6. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP.3);
  7. Memberikan petunjuk pembuatan naskah dinas dan surat-surat biasa yang   berhubungan dengan tugas Sub Bagian Umum;
  8. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  9. Membuat laporan baik secara bulanan maupun insidentil melalui      Sekretariat;      dan
  10. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Sub Bagian Kepegawaian mempunyai tugas :

  1. Membuat laporan hasil pekerjaan Sub Bagian Kepegawaian guna     selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
  2. Membuat dan menyusun Daftar Urut Kepangkatn (DUK) dan urusan         kepegawaian lainnya pada Dinas Pertambangan dan Energi;
  3. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Sub Bagian     Kepegawaian tarbagi habis dan terlaksana dengan baik;
    1. Merencanakan kegiatan  Sub Bagian Kepegawaian baik secara bulanan,      tahunan maupun insidentil;
    2. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Sub      Bagian Kepegawaian;
    3. Melaksanakan koordinasi kepada Sub Bagian lainnya pada Sekretariat untuk          kelancaran pelaksanaan tugas;
    4. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP.3);
    5. Memberikan petunjuk pembuatan naskah dinas dan surat-surat biasa yang   berhubungan dengan tugas Sub Bagian Kepegawaian;
    6. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
    7. Membuat laporan baik secara bulanan maupun insidentil melalui      Sekretariat;      dan
    8. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :

  1. Membuat laporan hasil pekerjaan Sub Bagian Keuangan guna selanjutnya   memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  2. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Sub Bagian Keuangan            tarbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  3. Merencanakan kegiatan Sub Bagian Keuangan baik secara bulanan, tahunan           maupun insidentil;
  4. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Sub      Bagian Kepegawaian;
  5. Melaksanakan koordinasi kepada Sub Bagian lainnya pada Sekretariat untuk          kelancaran pelaksanaan tugas;
  6. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP.3);
  7. Memberikan petunjuk pembuatan naskah dinas dan surat-surat biasa yang   berhubungan dengan tugas Sub Bagian Keuangan;
  8. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  9. Membuat laporan baik secara bulanan maupun insidentil melalui      Sekretariat;      dan
  10. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Bidang Geologi dan Program mempunyai tugas :

  1. Merencanakan pengelolaan Teknis (merencanakan, melaksanakan,   memonitor, mengevaluasi, mengembangkan) Bidang Geologi dan Program        meliputi :
  2. Penelitian dan pengembangan Geologi dan Sumberdaya Mineral;
  3. Pelaksanaan survey geologi (geologi umum, geokimia, geofisika) wilayah kabupaten serta penyelidikan khusus (peta tematis hidrogeologi, geologiteknik, geologi tata lingkungan daerah kabupaten skala ≤ dari 1 : 50.000;
  4. Melaksanakan Penyelidikan dan Mitigasi Bencana Geologi Lokal (tanah longsor/gerakan tanah);
  5. Pengendalian dan pemantauan daerah rawan bahaya gunung api;
  6. Mempersiapkan rekomendasi dan persyaratan teknis pemberian izin penelitian dan atau penyelidikan eksplorasi air bawah tanah pada cekungan air bawah tanah serta pemanfaatan air bawah tanah di wilayah kabupaten. Penetapan wilayah kerja usaha pengeboran air bawah tanah;
  7. Perencanaan pemanfaatan sumberdaya mineral & Energi Non Migas kecuali bahan radioaktif pada kabupaten s.d 4 mil dari wilayah laut;
  8. Melaksanakan penyelidikan laboratorium meliputi analisa kimia, fisika untuk bahan galian mineral, batubara dan air;
  9. Pemanfaatan eksplorasi bahan galian;
  10. Pelatihan dan bimbingan teknis;
  11. Menghimpun program dan evaluasi akhir kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi Kabipaten Lahat;
  12. Membuat laporan kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Lahat;
  13. Merencanakan operasional kegiatan Bidang Geologi  dan Program  secara   bulanan, tahunan maupun insidentil;
  14. Memberikan petunjuk dan membagi tugas kepada kasi-kasi untuk    kelancaran       pelaksanaan tugas-tugas Bidang Geologi  dan Program;
  15. Menyedia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta  petunjuk kerja lainnya untuk pedoman pelaksanaan tugas bidang program dan       geologi;
  16. Memberi petunjuk dan membimbing bawahannya dalam pelaksanaan tugas             Dinas sehari-hari;
  17. Mengevaluasi tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan          setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar         Penilaian Pekerjaan     (DP.3);
  18. Melaporkan kegiatan Bidang Geologi dan Program baik yang telah maupun            yang belum dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada          atasan untuk kelancaran tugas;
  19. Menghimpun bahan laporan dari seksi-seksi bawahannya yang selanjutnya digabung dengan laporan dari bidang Pertambangan Umum,     Ketenagalistrikan dan Migas guna disusun menjadi laporan kepada kepala Dinas baik secara bulanan, triwulan, maupun tahunan melalui Sekretariat;  dan
  20. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Sumber Daya Mineral mempunyai tugas :

  1. Perencanaan pemanfaatan sumberdaya mineral & Energi Non Migas kecuali           bahan radioaktif pada Kabupaten s.d 4 mil dari wilayah laut;
  2. Melaksanakan Penelitian dan pengembangan Geologi dan Sumber Daya     Mineral;
  3. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Sumberdaya Mineral guna   selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
  4. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Sumberdaya      Mineral  terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  5. Merencanakan kegiatan Seksi Sumberdaya Mineral baik secara bulanan,      tahunan mapun insidentil;
  6. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Sumber daya Mineral;
  7. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Geologi dan    Program untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  8. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  9.  Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa          yang berhubungan dengan tugas Seksi Sumberdaya Mineral;
  10. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  11. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Geologi dan Program; dan
  12. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Geologi dan Tata Lingkungan mempunyai tugas :

  1. Pelaksanaan survey geologi (geologi umum, geokimia, geofisika) wilayah    kabupaten serta penyelidikan khusus (peta tematis hidrogeologi,        geologiteknik, geologi tata lingkungan daerah kabupaten skala ≤ dari 1 :       50.000;
  2. Melaksanakan Penyelidikan dan Mitigasi Bencana Geologi Lokal (tanah     longsor/gerakan tanah);
  3. Pengendalian dan pemantauan daerah rawan bahaya gunung api;
  4. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis pemberian izin           penelitian dan atau penyelidikan eksplorasi air bawah tanah pada cekungan        air bawah tanah serta pemanfaatan air bawah tanah di wilayah kabupaten.    Penetapan wilayah kerja usaha pengeboran air bawah tanah;
  5. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Geologi dan Tata Lingkungan guna             selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran        pelaksanaan tugas;
  6. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Geologi dan Tata           Lingkungan terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  7. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Geologi dan Tata Lingkungan baik    secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
  8. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Geologi dan Tata Lingkungan;
  9. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Geologi dan    Program untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  10. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  11. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Geologi dan Tata Lingkungan;
  12. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  13. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Geologi dan Program; dan
  14. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Seksi Program dan Evaluasi mempunyai tugas :

  1. Mengkoordinasikan dan menghimpun rencana kegiatan Dinas          Pertambangan             dan Energi;
  2. Menghimpun dan mengkoordinasikan laporan dan evaluasi kegiatan Dinas Pertambangan dan Energi;
  3. Menyusun statistik pertambangan dan energi;
  4. Pelatihan dan bimbingan teknis;
  5. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Program dan Evaluasi guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
  6. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Program dan      Evaluasi terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  7. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Program dan Evaluasi baik secara       bulanan, tahunan mapun insidentil;
  8. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Program dan Evaluasi;
  9. Melaksanakan koordinasi dengan seksi lainnya pada Bidang lain untuk       kelancaran pelaksanaan tugas;
  10. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  11. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Program dan Evaluasi;
  12. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  13. Menghimpun bahan laporan secara bulanan maupun insidentil melalui            Kepala Bidang Geologi dan Program; dan
  14. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Bidang Pertambangan Umum mempunyai Tugas :

  1. Pembinaan pengelolaan Teknis (merencanakan, melaksanakan, memonitor,    mengevaluasi, Pengembangan) Bidang Pertambangan Umum   meliputi :
  2. Pembinaan dan pengawasan K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) dan             Lingkungan bidang Pertambangan Umum;
  3. Pembinaan dan pengawasan Konservasi Bidang Pertambangan           Umum;
  4. Pengawasan produksi bidang pertambangan Umum;
  5. Penataan wilayah kegiatan usaha pertambangan umum;
  6. Pemberian bimbingan dan pembinaan teknis pertambangan umum      diwilayah kabupaten;
    1. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis Perizinan  Pertambangan Umum meliputi SIPD (Surat Izin Pertambangan Daerah), KP (Kuasa Pertambangan), KK (Kontrak Karya) dan     PKP2B (perjanjian Kerja Pengusahaan Batubara) dan   kelayakanTeknis Pertambangan;
    2. Evaluasi dokumen AMDAL dan UKL (Upaya Pengelolaan    Lingkungan)/UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan);
    3. Memproses penetapan dan pengesahan  Kepala Teknik Tambang,       Juru Ledak;
    4. Evaluasi dan sertifikasi keahlian di bidang Pertambangan Umum;
    5. Pengawasan Barang Modal, Rencana Kerja dan Anggaran Biaya        (RKAB) Pengusahaan Pertambanga Umum;
      1. Pengawasan dan pembinaan jasa penunjang Pertambangan Umum;
      2. Merencanakan operasional kegiatan Bidang Pertambangan Umum secara       bulanan, tahunan maupun insidentil;
      3. Memberikan petunjuk dan membagi tugas kepada kasi-kasi untuk kelancaran            pelaksanaan tugas-tugas Bidang Pertambangan Umum;
      4. Menyedia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta          petunjuk   kerja lainnya untuk pedoman pelaksanaan tugas         bidang Pertambangan           umum;
      5. Memberi petunjuk dan membimbing bawahannya dalam pelaksanaan tugas   Dinas sehari-hari;
      6. Mengevaluasi tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP.3);
      7. Melaporkan kegiatan Bidang Pertambangan Umum  baik yang telah maupun             yang belum dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran tugas;
      8. Menghimpun bahan laporan dari seksi-seksi bawahannya yang selanjutnya menyusun laporan kepada kepala Dinas baik secara bulanan, triwulan, maupun tahunan melalui Sekretariat; dan
      9. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Seksi Bimbingan Teknis dan Pembinaan mempunyai tugas :

  1. Pemberian bimbingan dan pembinaan teknis pertambangan umum diwilayah kabupaten;
  2. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis Perizinan  Pertambangan Umum meliputi SIPD (Surat Izin Pertambangan Daerah), KP             (Kuasa Pertambangan), KK (Kontrak Karya) dan PKP2B (perjanjian Kerja           Pengusahaan Batubara) dan kelayakan Teknis Pertambangan;
  3. Evaluasi dan sertifikasi keahlian di Bidang Pertambangan Umum;
  4. Pengawasan dan pembinaan jasa penunjang Pertambangan Umum;
  5. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Bimbingan Teknis dan Pembinaan     guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran           pelaksanaan tugas;
  6.  Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Bimbingan Teknis dan Pembinaan terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  7. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Bimbingan Teknis dan Pembinaan baik secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
  8. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi        Bimbingan Teknis dan Pembinaan;
  9. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Pertambangan   Umum untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  10. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  11. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa yang berhubungan dengan tugas Seksi Bimbingan Teknis dan Pembinaan;
  12. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari          bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada         hasil ketikan;
  13. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang    Pertambangan Umum; dan
  14. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Pengawasan Teknis dan K3L mempunyai tugas :

  1. Pembinaan dan pengawasan K3 (Kesehatan Keselamatan Kerja) dan           Lingkungan bidang Pertambangan Umum;
  2. Evaluasi dokumen AMDAL dan UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan)/   UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan);
  3. Memproses penetapan  Kepala Teknik Tambang dan Juru Ledak;
  4. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pengawasan Teknis dan K3L guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
  5. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pengawasan       Teknis dan K3L terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  6. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pengawasan Teknis dan K3L baik      secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
  7. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pengawasan Teknis dan K3L;
  8. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Pertambangan             Umum untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  9. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  10. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengawasan Teknis dan K3L;
  11. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  12. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Pertambangan Umum; dan
  13. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Pengelolaan dan Konservasi mempunyai tugas :

  1. Pembinaan dan pengawasan Konservasi Bidang Pertambangan Umum;
  2. Pengawasan produksi bidang pertambangan Umum;
  3. Penataan wilayah kegiatan usaha pertambangan umum bersama dengan       Bidang Geologi dan Program;
  4. Pengawasan Barang Modal, Rencana Kerja dan Angaran Biaya;
  5. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pengelolaan dan Konservasi guna    selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
  6. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pengelolaan dan            Konservasi terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
  7. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pengelolaan dan Konservasi baik       secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
  8. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pengelolaan dan Konservasi;
  9. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Pertambangan             Umum untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  10. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  11. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengelolaan dan Konservasi;
  12. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  13. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang Pertambangan Umum; dan
  14. n.                      Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi mempunyai Tugas :

  1. Melaksanakan pengelolaan Teknis (merencanakan, melaksanakan,    memonitor, mengevaluasi, mengembangkan) Bidang Minyak dan Gas Bumi      meliputi :
    1. Penetapan HET (harga eceran tertinggi) bahan bakar minyak tanah setempat;
    2. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis Perizinan  usaha non inti meliputi pengusahaan SPBU, depot, pemasaran bahan bakar       untuk mesin 2 (dua) langkah, pengumpulan dan penyaluran oli bekas, pendirian dan pengunaan gudang bahan peledak dalam kabupaten;
    3. Pemberian rekomendasi surat keterangan terdaftar perusahaan jasa penunjang migas;
    4. Pemantauan dampak lingkungan kegiatan migas;
    5. Pemantauan, penyediaan, penyaluran harga BBM dan pelumas;
    6. Pemantauan, pengumpulan dan penyaluran pelumas bekas;
    7. Menghimpun dan mengevaluasi produksi dan lifting produksi migas secara triwulan dan tahunan;
    8. Menghimpun dan mengevaluasi laporan kegiatan pengusahaan minyak dan gas bumi secara triwulan dan tahunan;
    9. Merencanakan operasional kegiatan Bidang Minyak dan gas Bumi   secara bulanan, tahunan maupun insidentil;
    10. Memberikan petunjuk dan membagi tugas kepada kasi-kasi untuk kelancaran pelaksanaan tugas-tugas Bidang Minyak dan Gas Bumi;
    11. Menyelia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta petunjuk   kerja lainnya untuk pedoman pelaksanaan tugas bidang Minyak dan Gas     Bumi;
    12. Memberi petunjuk dan membimbing bawahannya dalam pelaksanaan tugas Dinas sehari-hari;
    13. Mengevaluasi tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan   setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar          Penilaian Pekerjaan     (DP.3);
    14. Melaporkan kegiatan Bidang Minyak dan Gas Bumi  baik yang telah maupun yang belum dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran tugas;
    15. Menghimpun bahan laporan dari seksi-seksi bawahannya yang selanjutnya menyusun laporan kepada kepala Dinas baik secara bulanan, triwulan,        maupun tahunan melalui Sekretariat; dan
    16. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Pembinaan dan Jasa Penunjang Migas mempunyai tugas :

  1. Penetapan HET (harga eceran tertinggi) bahan bakar minyak tanah setempat;
    1. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis Perizinan  usaha non inti meliputi pengusahaan SPBU, depot, pemasaran bahan bakar untuk mesin   2 (dua) langkah, pengumpulan dan penyaluran oli bekas, pendirian          dan      pengunaan gudang bahan peledak dalam kabupaten;
    2. Pemberian rekomendasi surat keterangan terdaftar perusahaan jasa penunjang migas;
      1. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pembinaan dan Jasa Penunjang        Migas guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
      2. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pembinaan dan Jasa Penunjang Migas terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
      3. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pembinaan dan Jasa Penunjang Migas            baik secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
      4. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pembinaan dan Jasa Penunjang Migas;
      5. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Minyak dan    Gas      Bumi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
      6. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
      7. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pembinaan dan Jasa Penunjang   Migas;
      8. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
      9. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi; dan
      10. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

Kepala Seksi Pengawasan Teknis Migas mempunyai tugas :

  1. Pemantauan dampak lingkungan kegiatan migas;
  2. Pemantauan, penyediaan, penyaluran akan harga BBM dan pelumas;
  3. Pemantauan, pengumpulan dan penyaluran pelumas bekas;
    1. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pengawasan Teknis Migas guna       selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
    2. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pengawasan       Teknis Migas terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
    3. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pengawasn Teknis Migas baik secara             bulanan, tahunan mapun insidentil;
    4. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pengawasan Teknis Migas;
    5. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Minyak dan    Gas      Bumi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    6. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
    7. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengawasan Teknis Migas;
    8. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
    9. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Minyak dan Gas Bumi; dan
    10. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

 

 

Kepala Seksi Produksi mempunyai tugas :

  1. Menghimpun dan mengevaluasi produksi dan lifting produksi migas secara             triwulan dan tahunan;
  2. Menghimpun dan mengevaluasi laporan kegiatan pengusahaan minyak dan             gas bumi secara triwulan dan tahunan;
  3. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Produksi guna selanjutnya   memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  4. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Produksi terbagi            habis dan terlaksana dengan baik;
  5. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Produksi baik secara bulanan, tahunan           mapun insidentil;
  6. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Produksi;
  7. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Minyak dan    Gas      Bumi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
  8. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
  9. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Produksi;
  10. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
  11. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi; dan
  12. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Bidang Listrik dan Pengembangan Energi mempunyai tugas :

  1. Melaksanakan pengelolaan Teknis (merencanakan, melaksanakan,    memonitor, mengevaluasi, mengembangkan) Bidang Listrik dan             Pengembangan Energi   meliputi :
    1. Penyusunan rencana penyediaan tenaga listrik Kabupaten;
    2. Penyusunan rencana jaringan listrik pedesaan listrik di kabupaten;
    3. Penyusunan rencana konservasi energi Kabupaten;
    4. Perencanaan pemanfaatan sumberdaya energi kabupaten ;
    5. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan  usaha ketenagalistrikan untuk kepentingan umum diwilayah kabupaten;
    6. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan usaha ketenagalistrikan untuk kepentingan sendiri kapasitas ≥ 25  KPA;
    7. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan prinsip pembangunan sarana ketenagalistrikan dalam kabupaten (jaringan dan gardu distribusi, gardu induk, gardu distribusi);
    8. Pengawasan kegiatan usaha ketenagalistrikan;
    9. Pelaksanaan inventarisasi sumberdaya energi diwilayah kabupaten;
    10. Merencanakan operasional kegiatan Bidang Listrik dan Pengembangan Energi secara bulanan, tahunan maupun insidensil;
    11. Memberikan petunjuk dan membagi tugas kepada kasi-kasi untuk kelancaran          pelaksanaan tugas-tugas  Bidang Listrik dan Pengembangan      Energi;
    12. Menyelia dan menghimpun peraturan perundang-undangan beserta petunjuk           kerja lainnya untuk pedoman pelaksanaan tugas bidang Listrik dan Pengembangan Energi;
    13. Memberi petunjuk dan membimbing bawahannya dalam pelaksanaan tugas Dinas sehari-hari;
    14. Mengevaluasi tugas bawahan selanjutnya memberikan nilai kepada bawahan           setiap akhir tahun yang dicantumkan dalam Daftar         Penilaian Pekerjaan     (DP.3);
    15. Melaporkan kegiatan Bidang Listrik dan Pengembangan Energi baik yang telah maupun yang belum dilaksanakan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran tugas;
    16. Menghimpun bahan laporan dari seksi-seksi bawahannya yang selanjutnya menyusun laporan kepada kepala Dinas baik secara bulanan, triwulan,    maupun tahunan melalui Sekretariat; dan
    17. Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Pengembangan Energi mempunyai tugas :      

  1. Penyusunan rencana penyediaan tenaga listrik kabupaten;
  2. Perencanaan pemanfaatan sumberdaya energi kabupaten;
  3. Penyusunan rencana jaringan listrik pedesaan listrik di kabupaten;
  4. Pelaksanaan inventarisasi sumberdaya energi diwilayah kabupaten.
  5. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pengembangan Energi guna             selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran     pelaksanaan tugas;
    1. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pengembangan Energi terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
    2. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pengembangan Energi baik secara      bulanan, tahunan maupun insidentil;
    3. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pengembangan Energi;
    4. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Listrik dan      Pengembangan Energi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    5. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
    6. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengembangan Energi;
    7. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
    8. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Listrik dan Pengembangan Energi; dan
    9. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

                                                        

Kepala Seksi Bimbingan dan Pembinaan Teknis Ketenagalistrikan mempunyai tugas :

  1. Penyusunan rencana konservasi energi Kabupaten;
  2. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan  usaha         ketenagalistrikan untuk kepentingan umum diwilayah kabupaten;
  3. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan usaha          ketenagalistrikan untuk kepentingan sendiri kapasitas ≥25  KPA;
    1. Mempersiapkan rekomendasi dan persayaratan teknis perizinan prinsip        pembangunan sarana ketenagalistrikan dalam kabupaten (jaringan dan gardu         distribusi, gardu induk, gardu distribusi);
    2. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Bimbingan dan Pembinaan Teknis   Ketenagalistrikan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan      untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    3. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Bimbingan dan Pembinaan Teknis Ketenagalistrikan terbagi habis dan terlaksana dengan          baik;
    4. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Bimbingan dan Pembinaan Teknis      Ketenagalistrikan baik secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
    5. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Bimbingan dan Pembinaan Teknis Ketenagalistrikan;
    6. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Listrik dan      Pengembangan Energi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    7. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
    8. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Bimbingan dan Pembinaan Teknis          Ketenagalistrikan;
    9. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
    10. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Listrik dan Pengembangan Energi; dan
    11. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

Kepala Seksi Pengawasan Teknis dan Keselamatan mempunyai tugas :

  1. Pengawasan kegiatan usaha ketenagalistrikan;
    1. Membuat laporan hasil pekerjaan Seksi Pengawasan Teknis dan       Keselamatan guna selanjutnya memberikan saran/usul kepada atasan untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    2. Membagi tugas kepada bawahan supaya tugas-tugas Seksi Pengawasan       Teknis dan Keselamatan terbagi habis dan terlaksana dengan baik;
    3. Merencanakan kegiatan bidang Seksi Pengawasan Teknis dan Keselamatan            baik secara bulanan, tahunan mapun insidentil;
    4. Menghimpun dan menyusun peraturan perundang-undangan beserta            petunjuk pelaksanaan (juklak) untuk pedoman melaksanakan tugas Seksi    Pengawasan Teknis dan Keselamatan;
    5. Melaksanakan koordinasi kepada seksi lainnya pada Bidang Listrik dan      Pengembangan Energi untuk kelancaran pelaksanaan tugas;
    6. Memberikan nilai kepada bawahan setiap akhir tahun yang dicantumkan     didalam Daftar Penilaian Pekerjaan (DP. 3);
    7. Memberikan petunjuk pembuatan konsep naskah dinas dan surat-surat biasa           yang berhubungan dengan tugas Seksi Pengawasan Teknis dan Keselamatan;
    8. Memeriksa dan meneliti konsep naskah dinas dan surat-surat biasa dari       bawahan yang selanjutnya siap untuk diketik dan membubuhkan paraf pada      hasil ketikan;
    9. Membuat laporan secara bulanan maupun insidentil melalui Kepala Bidang             Listrik dan Pengembangan Energi; dan
    10. Melaksanakan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh atasan.

 

 

DAFTAR PEGAWAI DINAS PERTAMBANGAN DAN ENERGI KABUPATEN LAHAT

 

 

 FOTO -FOTO KEGIATAN